Lhokseumawe, 6 Agustus 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe melalui staf Bidang Wawasan Kebangsaan menghadiri rapat koordinasi yang membahas mekanisme jalur rujukan dan pelaporan kekerasan berbasis gender dalam perlindungan pengungsi.
Kehadiran staf Badan Kesbangpol tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasnas) Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes, untuk mengikuti kegiatan koordinasi yang dilaksanakan bersama sejumlah pihak terkait.
Rapat koordinasi yang difasilitasi oleh UNHCR tersebut dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di Platinum Cafe, Lhokseumawe, mulai pukul 10.00 hingga 15.00 WIB.
Pertemuan tersebut menjadi ruang koordinasi antarpemangku kepentingan dalam membahas mekanisme yang lebih terarah terkait jalur rujukan, pelaporan, serta penanganan kasus kekerasan berbasis gender sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan terhadap pengungsi.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta membahas pentingnya koordinasi dan komunikasi antarinstansi maupun lembaga yang memiliki peran dalam perlindungan pengungsi, sehingga setiap laporan atau kasus yang muncul dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme rujukan yang tepat sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Keterlibatan Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe dalam rapat koordinasi ini merupakan bagian dari upaya mendukung sinergi antarpihak dalam menjaga kondisi keamanan, ketertiban, serta stabilitas sosial di wilayah Kota Lhokseumawe, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkaitan dengan keberadaan pengungsi.
Melalui koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan mekanisme rujukan dan pelaporan dapat berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan tetap memperhatikan prinsip perlindungan serta pemenuhan hak-hak pengungsi.
Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe terus mendukung penguatan koordinasi dengan berbagai pihak sesuai dengan tugas dan fungsi yang dimiliki, guna menciptakan situasi daerah yang aman, tertib, dan kondusif.
Editor: Teuku Noval
