Lhokseumawe, Rabu, 9 September 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe mengimbau seluruh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Lhokseumawe, agar tetap bersabar dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya terkait tertundanya pembayaran gaji PPPK.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul arahan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lhokseumawe seusai Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 yang berlangsung di halaman Kantor Wali Kota Lhokseumawe, Rabu (9/9/2026).
Dalam penyampaiannya, Sekda Kota Lhokseumawe meminta seluruh PPPK untuk tetap tenang dan bersabar karena Pemerintah Kota Lhokseumawe terus berupaya menyelesaikan proses administrasi yang berkaitan dengan pembayaran gaji PPPK sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Beliau juga mengingatkan agar tidak mudah mempercayai ataupun menyebarluaskan informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya, terutama melalui media sosial.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kesbangpol Kota Lhokseumawe mengajak seluruh ASN dan PPPK untuk bersama-sama menjaga situasi yang kondusif dengan mengedepankan etika bermedia sosial serta bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Penyebaran informasi yang tidak benar atau belum terverifikasi berpotensi menimbulkan keresahan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat maupun di lingkungan pemerintahan.
Kesbangpol juga mengimbau agar setiap informasi mengenai kebijakan pemerintah, termasuk yang berkaitan dengan hak kepegawaian, diperoleh melalui saluran resmi Pemerintah Kota Lhokseumawe atau instansi yang berwenang. Dengan demikian, masyarakat dan seluruh aparatur sipil negara dapat memperoleh informasi yang akurat, dapat dipertanggungjawabkan, dan tidak menimbulkan spekulasi.
Melalui semangat kebersamaan dan saling percaya, diharapkan seluruh PPPK tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional serta memberikan dukungan kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menjaga stabilitas, persatuan, dan ketertiban di tengah masyarakat.
Editor: Teuku Noval
