Kesbangpol Lhokseumawe Perkuat Koordinasi dengan Balai Karantina Kesehatan

Lhokseumawe – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe menerima kunjungan Tim Kerja 1 Balai Karantina Kesehatan Lhokseumawe dalam rangka memperkuat koordinasi dan menjajaki kerja sama antarlembaga, khususnya dalam mendukung pengawasan kesehatan serta penanganan berbagai potensi kerawanan di wilayah Kota Lhokseumawe.

Tim Kerja 1 Balai Karantina Kesehatan Lhokseumawe dipimpin oleh Gunawan, S.Kep., Ners., M.Kes., bersama sejumlah staf. Kunjungan tersebut membahas peluang kerja sama dan penyusunan Memorandum of Understanding (MoU) antara Balai Karantina Kesehatan Lhokseumawe dengan Kesbangpol Kota Lhokseumawe.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas keterkaitan tugas dan fungsi Kesbangpol dengan Balai Karantina Kesehatan, termasuk pentingnya koordinasi dalam menghadapi isu yang berkaitan dengan orang asing yang masuk dan berada di wilayah Kota Lhokseumawe, khususnya dalam aspek kewaspadaan dan kesehatan masyarakat.

Kerja sama lintas sektor dinilai penting untuk membangun mekanisme koordinasi dan pertukaran informasi yang lebih baik, sehingga setiap potensi permasalahan dapat diantisipasi secara dini melalui langkah yang terkoordinasi dan sesuai dengan kewenangan masing-masing instansi.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes., menyampaikan bahwa Kesbangpol siap mendukung dan memperkuat kerja sama dengan Balai Karantina Kesehatan Lhokseumawe.

“Kesbangpol siap berkoordinasi dan bekerja sama dalam mendukung upaya pengawasan dan kewaspadaan, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat serta keberadaan orang asing di wilayah Kota Lhokseumawe,” ujar Zakaria.

Menurutnya, koordinasi antarsektor perlu dilakukan secara berkelanjutan agar berbagai potensi persoalan dapat ditangani secara cepat, terpadu, dan proporsional. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun program kontingensi dan kesiapsiagaan lintas sektor yang melibatkan instansi terkait, termasuk Kesbangpol.

Selain itu, pembahasan turut menyinggung pentingnya sinergi dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular, termasuk HIV/AIDS, melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.

Kesbangpol Kota Lhokseumawe berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang lebih konkret, sehingga tercipta sinergi antarlembaga dalam menjaga stabilitas, kewaspadaan daerah, serta perlindungan kesehatan masyarakat di Kota Lhokseumawe.

 

Editor: Teuku Noval