LHOKSEUMAWE – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe melaksanakan monitoring kegiatan Pasar Tani Aceh 2026 Road Show Kota Lhokseumawe sebagai bentuk pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan yang melibatkan petani, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta masyarakat. Monitoring ini dilakukan sesuai arahan Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes., guna mendukung kelancaran kegiatan dan memastikan pelaksanaannya berjalan dengan tertib.
Kegiatan Pasar Tani Aceh 2026 Road Show Kota Lhokseumawe diselenggarakan pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertempat di Terminal I300, Kota Lhokseumawe. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan produk pertanian, perkebunan, dan produk UMKM kepada masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan bagi petani dan pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka secara langsung kepada konsumen.
Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Lhokseumawe, Cut Elya Safitri, S.KH., M.S.M. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Pasar Tani dapat terselenggara. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi petani untuk berinteraksi langsung dengan konsumen serta menawarkan hasil pertanian dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan bagi pelaku UMKM di Kota Lhokseumawe untuk memperkenalkan dan memasarkan produk serta kerajinan lokal.
Berdasarkan informasi pelaksanaan kegiatan, terdapat sebanyak 27 stan yang berpartisipasi dengan menawarkan beragam produk kebutuhan masyarakat. Produk yang dipasarkan antara lain gas LPG, minyak goreng, beras, sayur-sayuran, buah-buahan, pupuk, bibit tanaman, makanan dan minuman, bumbu masakan, telur ayam, serta berbagai produk UMKM lainnya. Harga yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan jenis dan kualitas produk.
Dalam kegiatan tersebut, harga sejumlah kebutuhan pokok yang ditawarkan antara lain gas LPG sebesar Rp18.000 per tabung, minyak goreng Rp15.000 per liter, beras Rp60.000 per 5 kilogram, serta sayur-sayuran tertentu mulai dari Rp5.000 per paket. Kehadiran berbagai produk tersebut diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus mendukung pemasaran hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.
Pelaksanaan monitoring oleh Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe merupakan bagian dari upaya pemantauan kegiatan di wilayah kota, sekaligus mendukung terciptanya suasana yang tertib, aman, dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Melalui monitoring ini, Badan Kesbangpol turut memperhatikan dinamika kegiatan masyarakat serta koordinasi antarpihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
Sesuai arahan Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes., kegiatan monitoring menjadi bagian dari pelaksanaan tugas dan fungsi Kesbangpol dalam mendukung stabilitas dan kondusivitas wilayah. Kehadiran petugas dalam kegiatan masyarakat diharapkan dapat membantu memastikan kegiatan berjalan lancar serta memberikan informasi mengenai perkembangan situasi di lapangan sebagai bahan pelaporan kepada pimpinan.
Pasar Tani Aceh 2026 Road Show Kota Lhokseumawe diharapkan tidak hanya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, tetapi juga memperkuat hubungan antara petani, pelaku UMKM, dan konsumen. Melalui kegiatan seperti ini, potensi ekonomi lokal diharapkan semakin berkembang dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Lhokseumawe.
Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe akan terus mendukung pemantauan kegiatan masyarakat sesuai tugas dan kewenangannya guna mewujudkan situasi wilayah yang aman, tertib, dan kondusif.
Editor: Teuku Noval
