Kesbangpol Lhokseumawe Laksanakan Monitoring Penertiban PKL di Kawasan Terminal Baru Pusong

Lhokseumawe — Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe melaksanakan monitoring terhadap kegiatan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan depan Terminal Baru Pusong, Simpang Pase, Kota Lhokseumawe, yang dilaksanakan melalui operasi gabungan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lhokseumawe.

Kegiatan monitoring tersebut dilakukan sesuai arahan Plh. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Lhokseumawe, Munawar Faiza, S.IP, dan ditindaklanjuti oleh Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Zakaria, SKM., M.Kes, sebagai bagian dari tugas pemantauan situasi dan kondisi wilayah serta upaya deteksi dini terhadap berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.

Operasi gabungan penertiban dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Lhokseumawe dengan melibatkan personel Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Kegiatan ini bertujuan untuk menata kawasan sekitar terminal agar tetap tertib, aman, dan mendukung kelancaran arus lalu lintas serta aktivitas masyarakat.

Tim monitoring dari Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe melakukan pengamatan secara langsung terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan guna memperoleh informasi dan data terkait kondisi sosial kemasyarakatan yang berkembang selama proses penertiban berlangsung. Pemantauan tersebut juga menjadi bagian dari koordinasi lintas perangkat daerah dalam rangka menjaga stabilitas, ketenteraman, dan ketertiban umum di wilayah Kota Lhokseumawe.

Kawasan depan Terminal Baru Pusong merupakan salah satu titik aktivitas masyarakat yang cukup padat, sehingga diperlukan penataan secara berkelanjutan agar fungsi fasilitas umum dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan gangguan terhadap pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Melalui kegiatan monitoring ini, Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait dalam mendukung terciptanya kondisi daerah yang aman, tertib, dan kondusif. Selain itu, hasil pemantauan di lapangan juga menjadi bahan informasi dan pelaporan kepada pimpinan sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kewaspadaan nasional dan penanganan potensi konflik di daerah.

Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus melaksanakan pemantauan terhadap berbagai dinamika sosial kemasyarakatan melalui koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, guna menjaga stabilitas daerah serta mendukung terwujudnya ketenteraman dan ketertiban masyarakat di Kota Lhokseumawe.


Editor: Teuku Noval