Lhokseumawe, 1 Oktober 2026 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Lhokseumawe melaksanakan pemantauan terhadap kegiatan aksi damai yang digelar oleh mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Papua Lhokseumawe (Himapal) Aceh Utara, Kamis (1/10/2026).
Aksi tersebut berlangsung di sekitar Taman Riyadhah, Kota Lhokseumawe, dengan diikuti kurang lebih 30 mahasiswa. Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan aspirasi terkait isu kemanusiaan dan keadilan di Tanah Papua, termasuk seruan mengenai perlindungan tanah adat Papua.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, massa aksi menyampaikan sejumlah tuntutan dan aspirasi, di antaranya berkaitan dengan penarikan militer dari Tanah Papua, perlindungan tanah adat Papua, serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat Papua.
Kesbangpol Kota Lhokseumawe melakukan pemantauan sebagai bagian dari kewaspadaan dini dan pemantauan perkembangan situasi daerah, khususnya untuk mengetahui perkembangan kegiatan serta mengantisipasi potensi terjadinya gangguan ketenteraman dan konflik sosial.
Pemantauan tersebut dilaksanakan atas perintah Plt. Kepala Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe, Zakaria, SKM., M.Kes., sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Kesbangpol dalam memantau dinamika sosial dan politik yang berkembang di wilayah Kota Lhokseumawe.
Dalam pelaksanaannya, Kesbangpol turut memperhatikan situasi di sekitar lokasi kegiatan serta perkembangan penyampaian aspirasi mahasiswa. Aksi berlangsung dengan penyampaian aspirasi secara damai.
Kesbangpol Kota Lhokseumawe terus mengedepankan koordinasi, komunikasi, pemantauan dan deteksi dini dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat, dengan tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan terhadap berbagai kegiatan masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas, ketenteraman dan kondusivitas daerah.
Editor: Teuku Noval
