Kota Lhokseumawe — Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan seleksi Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bagi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada Senin, 6 April 2026, dengan menggunakan sistem berbasis handphone (HP).
Pelaksanaan seleksi ini merupakan inovasi dalam proses penjaringan calon Paskibraka, di mana peserta mengerjakan soal ujian secara digital melalui perangkat handphone masing-masing. Metode ini dinilai lebih efektif, efisien, serta mendukung transparansi dalam penilaian.
Seleksi TIU bertujuan untuk mengukur kemampuan intelektual peserta seperti logika, numerik, dan verbal. Sementara itu, TWK menguji pemahaman peserta terkait nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta semangat Bhineka Tunggal Ika.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa penggunaan sistem berbasis handphone ini mempermudah proses pelaksanaan ujian serta meminimalisir potensi kecurangan. “Dengan sistem ini, hasil ujian dapat langsung terintegrasi dan diproses secara cepat serta akurat,” ujarnya.
Selama pelaksanaan, peserta mengikuti ujian dengan tertib dan serius di bawah pengawasan panitia. Sistem yang digunakan juga dilengkapi dengan pengaturan waktu serta pengamanan untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan jujur dan adil.
Hasil seleksi TIU dan TWK ini akan menjadi dasar bagi peserta untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya, seperti tes kesehatan, kesamaptaan, dan wawancara.
Melalui pelaksanaan seleksi yang modern dan transparan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap dapat menjaring calon Paskibraka yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas, disiplin, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.
Editor: Teuku Noval
